Ketika Perasaan Berbicara
July 16, 2011 Leave a Comment
Assalamu’alaikum wr.wb.
Mumpung lagi pagi dan suasana hati lagi galau to the max kalau kata anak gaul mah, gue jadi ada keinginan buat nulis blog lagi. Tapi kalo dipikir-pikir gue nulis cuman pas lagi galau aja ya ? apa tingkat kenulisan (emang ada ?) berbanding lurus dengan tingkat kegalauan gue ? apakah ini pertanda galau = kreatif ? apakah mungkin penulis terkenal di dunia itu adalah orang yang tingkat kegalauannya tinggi ? apakah widi “vierra” sudah sembuh dari traumanya ? apakah gue ganteng ? oke gue sadar, paragraf ini emang amat sangat ga penting, lanjut.
Kalau ada yang bertanya “Kenapa diq lo galau ?” gue bakal jawab “kenapa aja boyeeeee(sambil ngelewein lidah)” . Oke bercanda. Gue galau karena sering berantem ama pacar gue. Dan biasanya, alesan gue berantem itu hampir mirip dan serupa namun tak sama. Ya kalo boleh jujur ya, gue sama sekali ga berantem, gue sayang dia, oke lebih spesifik, gue sayang banget ama dia, gue sama sekali ga mau kehilangan dia. Tapi entah kenapa gue sering berantem ama dia karena dia menurut gue, menduakan gue dengan temennya.
Ya gue udah mencoba buat bisa menjalankan sistem “Kamu di temen kamu milik temenmu, kamu di keluargamu milik keluargamu, kamu di aku milik aku” (jangan artikan negatif yak). Dan bahkan kita udah buat kesepakatan kayak gitu, dan hanya bisa dilanggar jika salah satu pihak lagi butuh pihak satunya (iye ribet).
Dan kemaren terjadi insiden yg menyebabkan gue sama dia berantem(lagi) sampai saat tulisan ini dibuat. ya ga perlu lah jelasin insidennya kayak gimana. Yang jelas gue ga tau siapa yang salah siapa yang benar. Yang jelas gue lagi berantem. BERANTEM COY !
Jujur, mungkin guenya juga ngeselin, gue sadar itu, tp itu juga karena gue sayang ama dia.
Apa gue terlalu berlebihan ? Apa mungkin sebenernya gue ga sayang dia ? hanya obsesi ?
FYI, dia sekarang jarang banget manggil gue ‘sayang’ apa karena dia udah ga sayang ama gue ? atau dia hanya malu untuk mengutarakan ?
gue sama sekali gatau jawaban-jawaban pertanyaan diatas….
Kemaren gue ikut acaran sukuran wisudaan di itb, dan biasanya disitu ada performance dari tiap angkatan dan kebetulan ada satu performance yang sangat ‘ngena’ di hati gue.
Performance dari kakak angkatan gue.
Dia dan bandnya akan membawakan lagu grenade dari Bruno Mars. dan sebelum dia nyanyi dia sempat ‘curhat’ dikit yang isinya adalah
Lagu ini gue persembahkan kepada seseorang yg pernah mengisi hidup gue, dia telah meninggalkan gue karena gue sibuk menjadi Ketua Aeroexpo 2010, dan sekarang dia telah menemukan pendamping lain. Buat orang itu, semoga kamu bisa mendengar lagu ini dan semoga kamu bahagia dengan siapapun saat ini.
Pada saat mendengar itu, entah kenapa ‘kena’ di gue, selama ini pikiran gue, gue terlalu lebay jadi cowo, terlalu sayang ama seseorang cewe. Ga kayak cowo lainnya yang dengan gampangnya mencampakkan cewenya. Dan setelah mendengar hal itu, gw langsung sadar, ada kalanya cowo mengalami masa-masa kayak gue yang sayang banget ama cewe. Dan gue juga sadar 1 hal lagi yang penting, ga selamanya orang yang disayang bakal menyayangi kita balik.
Setelah itu dia nyanyi grenade-nya Bruno Mars
Easy come, easy go
That’s just how you live, oh
Take, take, take it all
But you never give
Should’ve known you was trouble
From the first kiss
Had your eyes wide open
Why were they open?
[Bridge]
Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, you did
To give me all your love
Is all I ever asked
Cause what you don’t understand
Is
[Chorus]
I’d catch a grenade for you (yeah, yeah, yeah)
Throw my hand on a blade for you (yeah, yeah, yeah)
I’d jump in front of a train for you (yeah, yeah, yeah)
You know I’d do anything for you (yeah, yeah, yeah)
I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won’t do the same
No, no, no, no
Black, black, black and blue
Beat me ’til I’m numb
Tell the devil I said “Hey” when you get back to where you’re from
Mad woman, bad woman
That’s just what you are
Yeah, you smile in my face then rip the brakes out my car
[Bridge]
Gave you all I had
And you tossed it in the trash
You tossed it in the trash, yes you did
To give me all your love
Is all I ever asked
Cause what you don’t understand
Is
[Chorus]
I’d catch a grenade for you (yeah, yeah, yeah)
Throw my hand on the blade for you (yeah, yeah, yeah)
I’d jump in front of a train for you (yeah, yeah, yeah)
You know I’d do anything for you (yeah, yeah, yeah)
I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes, I would die for you, baby
But you won’t do the same
If my body was on fire
You would watch me burn down in flames
You said you loved me, you’re a liar
Cause you never ever ever did, baby
But, darling, I’d still catch a grenade for you
Throw my hand on the blade for you
I’d jump in front of a train for you
You know I’d do anything for you
I would go through all this pain
Take a bullet straight through my brain
Yes I would die for you baby
But you won’t do the same
No, you won’t do the same
You wouldn’t do the same
Ooh, you’d never do the same
Oh, no no no
Dan liriknya….. sangat mengena (baru tau liriknya pas nulis)
Buat Kamu yang merasa pacar aku, aku pengen kamu tau kalo aku sayang banget ama kamu. Tapi sekali lagi aku tekankan kalau aku ga bisa gini terus, aku juga butuh pembuktian dari kamu. Aku tau kamu lagi banyak masalah, dan aku akan sangat senang jika bisa membantumu dalam menghadapi masalah itu. Tapi aku ingin kamu juga bisa mengahargaiku sebagai pacar, jangan samakan aku dengan temanmu. Yang namanya pacaran tuh mikirin kedua belah pihak, ga kamu doang. Semoga kamu bisa mengerti……





Omongan Orang…